Sabtu, Januari 17, 2009

Buat yang mau NIKAH ( Ada Apa dengan Pernikahan? )

Artikel ini saya terima dari seorang teman zmunici@bniaga.co.id via sebuah Newsgroups (sayang sekali saya sudah lupa address Newsgroups-nya), tapi yang jelas artikel ini sudah cukup lama di-publikasikan di Newsgroups tersebut yaitu tepatnya pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus tahun 2002 jam 09:23 AM dengan Subject email : "Buat yang mau nikah".

Nah, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pembuat awal artikel "Buat yang mau nikah", maka dengan ini saya coba mempublikansikannya kembali di blog saya dengan harapan semoga dapat diambil hikmah dan atau manfaatnya baik oleh diri saya pribadi pun oleh sahabat semua pemerhati blog ini.

Maka JADILAH... saya mengetik ulang tulisan ini (dari tumpukan arsip map saya yang sudah sedikit kelihatan 'buluk') ; karena data di komputer pribadi saya sudah raib... entah hilang kemana. Sekalian saja... mudah-mudahan dengan di postingnya artikel ini dapat lebih sedikit terjamin keamanan datanya (bila dibandingkan dengan penyimpanan data di komputer saya yang sering kena virus dan gangguan lainnya... ya..tho...?!).


Ox, kita masuk ke Inti Postingannya....

Catatan : Artikel ini, sangat boleh untuk sahabat cetak, publikasikan ulang, tapi tolong kasih backlink ke blog ini [ http://perpustakaanumum.blogspot.com, Arsip Ebook Gratis Bahasa Indonesia ]. Trims atas kerjasamanya dan ke-ikhlasannya, semoga dicatat jadi ladang amal sholeh oleh Allah SWT. Amin.

Sangat dianjurkan sekali untuk dibaca oleh Para Lajang,

ADA APA DENGAN PERNIKAHAN ?

Bagi sahabat yang sudah menikah, sah-sah saja sih ikut-ikutan baca postingan ini, dengan harapan semoga saja hubungan keluarga sahabat jadi tambah Harmonis. Amin.

Beginilah isi kiriman email tersebut :


MUSTI WAJIB DIBACA OLEH PARA LAJANG,

ADA APA DENGAN PERNIKAHAN ?

Benarkah MENIKAH didasari oleh kecocokan ?, kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng ; kalau sama-sama suka sop buntut, berarti masa depan cerah.....

Is that simple....?!

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan,

Menikah adalah Persatuan Dua Manusia, Pria dan Wanita.

Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, Apalagi urusan jiwa dan hatinya....... Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga- BUKAN jaminan segalanya akan lancar.

Lalu Apa ?

MENIKAH adalah Proses Pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. 'Berani menghadapi masalah yang akan terjadi, dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya'.

Kedengarannya sih INDAH,

Tapi kenyataannya ?!

Harus ada 'Komunikasi Dua Arah',

'Ada kerelaan mendengar kritik' 'Ada ke-ikhlasan meminta maaf' 'Ada ketulusan melupakan kesalahan', dan .... 'Keberanian untuk mengemukakan pendapat'.

Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta,

Bukan rancangan gaun pengantin ala Cinderela,

Apalagi... rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil.

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang manusia berkepala batu dalam satu ruangan, dimana Kemesraan, Ciuman dan Pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga..........

Masalahnya.... bukanlah menikah dengan anak siapa; yang hartanya berapa; bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan; bukanlah perencanaan yang berbulan-bulan, yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung; apalagi.... kegemaran minum kopi yang sama.....

MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda ;

Tanpa mengenali diri sendiri, Bagaimana anda bisa memahami orang lain...?!

Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, Bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup....?!

MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudera,.....

serta ....

Jiwa Besar.. untuk 'menerima' dan 'memaafkan'.

.:: ***** T H E E N D ***** ::.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Kritik, Saran dan Komentar sahabat semua, sangat kami harapkan dan Komentar yang tidak ada hubungannya dengan topik akan dihapus. Terimakasih.